Penyelarasan komponen kurikulum dengan kondisi kebutuhan riil masyarakat di daerah berkembang membutuhkan sensitivitas pedagogis yang matang. Banyak praktisi pendidikan menyadari bahwa rancangan Pembelajaran Kontekstual dan Reflektif pada sistem modern memiliki tujuan teknis untuk memperkuat ketangguhan berpikir para warga belajar setempat. Atmosfer penyusunan pola belajar yang inklusif dirancang untuk menyentuh kantong-kantong potensi anak dan memperkuat jaring […]